Sunday, December 18, 2011

Testimonial terakhir yang sempat di selamatkan 18-12-2011

Nanti deh, gue kasih penjelasan sama ngerapihinnya terakhir





















Resi yang terkumpul sampai 18-12-2011

Ini sebetulnya cuma tag / mark nya aja yang beda, di kasih yang mana tergantung nanti tempat gue jualan :D

Friday, December 16, 2011

Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi?

Bener-bener... kalimat "Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi?!" Ini bikin gue berpikir sangat keras. Gimana engga?! Orang lain udah memulai dengan apiknya, dan gue disini belom mulai apa-apa sama sekali. Pemikiran jauh sih udah ada sebenernya, tapi ada sebuah masalah klasik yang harus gue alami saat ini...

Masalah apa itu? Ganjalan terbesar dari seluruh ide-ide yang ingin gue wujudkan adalah "MODAL". Yup untuk satu kata ini gue harus berpikir keras bagaimana cara untuk mendapatkannya. *Clinggg* jadi punya ide membuat kata "MODAL" menjadi salah satu dari 100 impian gue. Oke nanti gue tambahin sekaligus gue link kesini sebagai tautan informasi detailnya.

Oke, kembali keranah bisnis (wajegila!). Ketika lo disuguhkan suatu masalah, lo harus menanyakan diri lo sendiri dengan suatu teknik yg sebelumnya mungkin udah pernah lo dengar atau baca. 5W 1H.

  • What?
  • Who?
  • Where?
  • When?
  • Why?
  • How?

Atau kalo di bahasa Indonesia kan menjadi
  • Apa?
  • Siapa?
  • Dimana?
  • Kapan?
  • Kenapa?
  • Bagaimana?

Oke dari semua 6 pertanyaan yang ada, gue akan mencoba satu persatu menjawab sebaik yang gue bisa (tumben semangat, padahal kalo ujian akademik gue pasti nyontek mulu). Mungkin sih gk semua pertanyaan bisa dijawab dengan kalimat panjang dan detail, seperti dimana, itu susah jawabnya. Dan gue jawab gk selalu harus teratur dengan pertanyaannya. Jadi acak aja, apa yang gue pikirin duluan, ya gue tulis duluan

What?
Apa yang menjadi ganjalan atau rintangan dari impian yang pengen lo raih?
Modal. Sungguh... kalo satu kata itu gue inget-inget atau terlintas di otak gue, otak langsung bener-bener kaya fitness... Kerja keras untuk cari peluang atau cara bagaimana mewujudkan kata itu.

Why?
Kenapa lo butuh hal tersebut?
Karena menurut gue, untuk main aman (engga gambling) dalam sebuat bisnis jual beli / berdagang adalah diawali mempunyai stok barang yang ingin lo jual. Nah dengan lo punya stok tersebut otomatis lo butuh modal untuk membeli di barang yang lo jual di awal.

Apakah gk bisa berjalan tanpa ada hal tersebut?
Bisa banget kok berjalan tanpa modal. Dengan cara dropshipper. Apa itu Dropshipper? Intinya kalo dibikin gambar itu kaya gini

Sebagai contoh kalo dalam area online (masuknya ke dalam blogger karena gue itu blogger). Misalnya gue punya blog atau website yang pembahasannya tentang peliharaan anjing, dan website tersebut udah mempunyai pengunjung yang antusias karena gue membuat banyak artikel menarik yang membuat mereka penasaran. Rasa penasaran dari pengunjung gue ini bisa dibikin peluang. Beberapa peluang yang menarik yang bisa gue ambil dari rasa penasaran pengunjung gue itu dapet berupa:
  • Jualan hewan / peliharaan anjing nya
  • Jualan barang pendukung untuk hewan tersebut (makanan, accesories, obat, vitamin, hal-hal yang masuk dalam hal kebersihan seperti shampo, sabun, potongan kuku, dll)
  • Menjual jasa (bisa berupa penitipan, pengiriman anjing dari satu daerah ke daerah lainnya, maupun kebersihan yang udah gue sebutin diatas)

Lalu kenapa pengunjung itu beli sama gue? bukan ditempat lain? karena setelah mereka membaca artikel-artikel yang gue buat, mereka percaya bahwa gue adalah orang yang tepat atau orang yang terpercaya karena gue adalah oang yang ahli dalam bidang tersebut.

Tapi balik lagi kemasalah "MODAL", karena gue gk punya modal itu, jadi gue hanya menjual barang pendukung untuk hewan anjing ini dengan cara dropshipper. Pertama yang harus gue lakuin adalah gue harus cari sebuah toko peliharaan, yang berhubungan dengan anjing tentunya. Tawarkan kepada owner nya kalau gue mau jadi reseller mereka, dan mereka menjadi dropshipper gue. Bila setuju, minta list / daftar harga semua produk yang dia jual. Lalu setelah lo dapet list / daftar harga semua produk yang dia jual saatnya lo ngebuat satu persatu artikel tentang produk itu tadi. Tulis didalam artikel tersebut kenapa mereka harus membeli produk itu dengan ulasan yang baik. Setelah itu diakhir artikel lo tulis deh "Berminat? anda bisa mendapatkan produk ini hanya dengan blablabla, hubungi saya di blablabla untuk informasi yang lebih rinci". Berhasilkah? Trust me it's work! karena sekarang gue juga lagi melakukan hal yang sama.

Setelah ada pengunjung yang berminat, dia bakalan hubungin lo, dan kemungkinan dia bakalan minta petunjuk atau tanya-tanya terlebih dahulu. Setelah transaksi antara lo dengan buyer ini selesai (dia udah ngasih lo nama, alamat lengkap, beserta udah transfer uang untuk membeli produk) lo tinggal transfer ke toko pertama tadi, tentunya dipotong komisi sebagai keuntungan lo. Setelah itu toko akan mengirim barang ke buyer.

Kalo dari cerita, intinya sih gini:
BUYER (pengunjung blog) - RESELLER (gue) - DROPSHIPPER (toko) -BUYER

Lah itu enak? kenapa gk kaya gitu aja?
Ada kelebihan dan kekurang menjadi dropshipper, menurut yang pernah gue alamin itu..

Keuntungan :
  • Lo gk perlu modal, ini yang enak... modal punya hape + pulsa buat komunikasi dengan buyer, dan juga koneksi internet untuk ajang promosi di blog doang lo udah bisa dapet untung
  • Lo gk perlu berurusan dengan produk. Jadi lo gk perlu harus punya tempat untuk naro barang-barang jualan, dan juga mengkaryawankan seseorang untuk ngurusin produk tersebut.
  • Lo gk perlu pusing mikirin, produk baru apa yang bakalan dijual selanjutnya. Seberapa besar keuntungan dari produk baru tersebut... Apakah konsumen banyak berminat dengan produk baru yang akan dijual nanti, dll

Kerugian :
  • Lo gk bisa mainin harga. Nah yang disini ini yang gue bilang gk bisa main aman atau gambling karena lo gk punya stok barang yang dibeli diawal. Apalagi kalo produk yang kita jual itu mainannya dollar. Dan si toko cuma ngasih harga rupiah. Gue sering banget rugi di point ini -_-"
  • Lo  hanya sebatas menjual dan tidak boleh modifikasi produk.
  • Nasib kita ditentukan oleh orang lain. Nah ini nih yang gembleng. Kalo toko nya enak diajak kerjasama sih oke. Gue pernah kejadian ada buyer beli sama gue, duit udah gue kirim ke dropshipper, dan itu dropshipper belom kirim-kirim barang sampe 3 hari. Gimana gk stress coba tiap saat lo ditelponin buyer yang nagih-nagih minta no resi JNE!
  • Jika hanya mengandalkan produk orang maka masa depan kita ditentukan oleh masih laris tidaknya produk reseller.
  • Sewaktu-waktu pemilik produk bisa merubah perjanjian secara sepihak dan kita tidak dapat menolak.
  • Mengandalkan reseller artinya kita sendiri “menghambat” kreativitas kita.


Where?
Gue agak bingung sebetulnya bikin pertanyaan untuk kata "Where?" ini. Jadi gue skip duku deh kepertanyaan selanjutnya.

When?
Kapan lo butuh MODAL tersebut?
Secepatnya! Setelah gue baca-baca dari sekian banyaknya artikel tentang bisnis. Hal yang paling memperhambat lo untuk memulai usaha adalah pemikiran ketidak-siapan lo menghadapi usaha tersebut. Dan hal tersebut membuat lo malah berpikir kemana-mana, kaya belum mencoba, tapi malah berpikir untung rugi, apa yang perlu disiapkan dengan detail, dan lain-lain. Walau sebenernya persiapan dan perhitungan diawal itu penting, tapi itu bisa menghambat lo untuk "mencoba" usaha yang pengen lo bikin. Toh ketika lo menjalani sebuah bisnis itu, lo bisa belajar kalo seandainya ada kesalahan. Gue pernah denger dari dosen pengenalan bisnis gue di UPN, bedanya orang pinter dan bodoh dalam membangun sebuah usaha adalah.

Si pintar memperhitungkan untung dan rugi nya diawal, sehingga dia takut untuk menerima resiko dan memulai usaha tersebut sampai semua persiapan selesai. Lalu kapan persiapannya selesai? dan dipersiapkan sampai "sesiap" apa untuk memulai usaha tersebut? dan akhirnya dia gk mulai-mulai usaha karena si pintar akan selalu menyempurnakan persiapannya tersebut. Kalo begini menurut gue sih udah keburu dicolong ide nya sama orang lain -_-

Si bodoh tidak perlu memikirkan resiko diawal, tapi dia langsung mencoba terjun ke usahanya tersebut. Trial and error gitu jadinya, dia menambal sebuah kesalahan saat usahanya berjalan.

Ya kira-kira begitulah, gue juga agak-agak lupa, intinya si pintar karena selalu memikirkan resiko jadi gk pernah kesampaian bikin usaha, sedangkan si bodoh gk pernah berpikir jauh tapi langsung bikin usaha dan memperbaiki kesalahan disaat usahanya sudah berjalan.

Who?
Siapa kira-kira yang bakalan mempercayai lo untuk memberi modal?
Nah kalo gue tau jawaban pertanyaan ini, gue gk bakal nulis capek-capek di blog ini. Mungkin kalo sekarang gue udah ketemu siapa yang akan memberi modal, gue saat ini lagi sibuk bikin web dan memikirkan produk merek apa dan tipe apa yang kira-kira diminati oleh buyer gue. Tapi alhamdulillah, barusan gue ketemu sama temen gue, dan gue jelasin tentang projekan yang pengen gue bikin, dia mau ikut join... Tapi bukan untuk memberi modal, tapi untuk memberi pencerahan siapa kira-kira orang yang akan memberi modal. Asal tau aja, si temen gue ini adalah salah satu temen yang gue mintain tolong kalo ada yang berhubungan dengan marketing, kalo seandainya lo udah baca beberapa posting gue, gue itu orangnya GK PANDAI BERSOSIALISASI alias kalo dalam bidang bisnis GUE ITU BURUK DALAM HAL MARKETING.

How?
Bagaimana cara lo meyakinkan orang agar memberi modal?
Tentunya seperti yang udah gue jelasin diatas, gue sebelumnya memberi tahu temen gue yang gue jelasin diatas, bagaimana peluang atas usaha yang pengen gue bikin, prospek kedepannya bagaimana, kenapa gue harus bikin usaha ini, apa resiko seandainya usaha ini gagal dan lain sebagainya. Nah nanti gue akan ketemu investor yang akan memberi gue modal tersebut bersama temen gue ini. Dia itu akan menjelaskan dan meyakinkan kepada investor tentang hal-hal yang tadi gue jelasin dan gue disitu sebagai pembantu dalam hal penjelasan seandainya ada kesalahan dalam penjelasan dan juga nambahin-nambahin kalo ada yang kurang. So bersyukur lah kalo lo itu pintar bicara dan meyakinkan orang, karena gue pengen banget bisa kaya gitu, tapi emang bukan bakat gue di bidang itu -_-"

Yup, udah selesai penjelasanya, mudah-mudahan nanti ada kabar baik sehingga gue bisa bercerita bagaimana kelanjutan proses ini :)

Thursday, December 15, 2011

Pengadaan stok bahan baku

Aih... judulnya udah kaya macam pengadaan bahan baku pabrik gede aja... hahaha... Gk kok, yang dimaksud bahan baku ini adalah stok DVD Blank sama Case DVD GT Pro. Lah buat apan tuh? DVD Blank sama Case GT Pro ini gue butuhin buat software recording yang gue jual di berbagai tempat. Salah satunya di blog gue Distorsi.net. Pengadaan bahan produksi kaya gini udah terbilang wajib di beli setiap bulan (sebetulnya gk bulanan juga, tapi seabisnya aja...). Tadi pagi setelah gue memproduksi buat buyer yang udah pesan di hari kemarin, gue baru sadar kalo stok bahan produksi nya udah pengen abis. Yaudah mau gk mau harus dibeli juga mumpung masih ada simpenan di ATM. Soalnya gue ngeri kalo seandainya bahan produksi abis, dan kebetulan saat itu gue gk megang duit karena keperluan lain... Gk jualan dong gue -_-"

Stok terakhir pagi ini
Kalo stok tinggal kaya gambar diatas, itu sekali orang pesen juga udah ludes. Nah makanya gue langsung caaaww ke pocin UI depok buat beli DVD Blank lagi + Casing GT Pro nya. Tapi yang berbeda dari kebiasaan gue, hari ini gue cuma beli 1 roll DVD Blank. Karena kebiasaan gue sih langsung beli 2 Roll + 100 (atau sekerdus) Casing GT Pro.

Stok terakhir + stok dari pengadaan hari ini
Eh iya, kalo ada yang bingung kenapa gue nyebutinnya "pengadaan" itu karena gue kebiasaan dengan istilah perpustakaan, biasanya kalo perpustakaan nambah buku itu disebutnya "pengadaan koleksi", nah makanya gue lebih suka menggunakan kata pengadaan haha.

Alasan kenapa gue cuma beli satu roll itu karena gue bawa duit sangat ngpas banget! haha... Tadi itu gue cuma bawa pas 275ribu. Kalo dirinci untuk DVD Blank nya itu @85 ribu dan Casing GT Pro nya itu 100 biji nya 105ribu. Tapi pas tadi gue kesana ternyata Casing GT pro nya naik 5ribu. Wahduh kampret kurangnya dikit bener. Mau ngambil ke ATM sayang banget, kan pecahannya 50ribuan... Coba ada yah pecahan 5ribuan -_-

Terus inti dari lo buat post ini apan? Gk ada intinya sih.. gue cuma mau cerita aja tadi gue beli itu DVD Blank sama Casing GT Pro tapi kekurangan duit hahaha... penting gk penting yang penting ngblog bro! hahaha...

Wednesday, December 14, 2011

Ini dia 100 daftar impian gue

Hoho.. mungkin kedengeran sedikit lebay kalo gue langsung bilang udah nulis 100 daftar impian gue. Maklum sebenernya impian gue itu gk banyak-banyak amat. Tapi karena emang harusnya 100 impian, jadi gue agak berani ngambil impian-impian yang sebenernya dalam kehidupan realita itu sulit buat diwujud-in (tuh kan rasa pesimis gue dateng lagi). Bermula dari salah satu thread yang gue baca di kaskus makanya gue bikin-bikin beginian. Thread apaan tuh? kalo lo penasaran coba baca-baca postingan gue sebelumnya disini. Nah dari situlah gue mulai nyicil nulis impian gue. Dari hal yang sebenernya gue bisa lakuin sekarang sampe yang bener-bener dalam hati kecil gue berkata "emang bisa gituh impian kaya gini diwujud-in?". So bagi lo yang ketawa ketiwi ngeliat daftar impian gue. Gue cuma bisa bilang... GUE MALU hahaha.... harusnya nulis beginian di binder atau notes pribadi, tapi kalo di taro disitu gk jauh bakalan ilang ujung-ujungnya... Makanya gue inisiatif nulis disini. Udah ah... kelamaan basa basinya...

NO DREAM RESULT INFORMATION
01 HDD internal minimal 6,5TB

02 Mentahan software recording minimal 3TB

03 Mentahan game minimal 3TB

04 HDD External minimal 2TB Success
05 FlashDisk minimal 16GB SuccessTranscend V70 16gb
06 LCD TV monitor SuccessLCD TV 22" LG M2241
07 VGA Card PCIe

08 Upgrade komputer - general

09 Audio interface minimal 4 input - external

10 Speaker monitor - flat

11 Condenser Microphone

12 Membuat home recording sendiri

13 Midi controller

14 Mixer

15 10 canare cable 6 meter

16 5 canare cable 4 meter

17 Guitar electric

18 Bass electric

19 Drum electric

20 Drum acoustic

21 Guitar acoustic

22 Drum microphone

23 Headset

24 Mic stand

25 Mic filter

26 Membuat studio rekaman

27 Membuat toko online alat rekaman Success
28 Membuat toko nyata alat rekaman Success
29 Mempunyai domain lebih dari 10

30 Mempunyai domain dengan nama sendiri

31 Mempunyai toko online game center

32 Mempunyai toko nyata game center

33 Mempunyai brand clothing

34 Mempunyai toko online clothing

35 Mempunyai toko nyata clothing

36 Menguasai PHP dan SQL

37 Menguasai OPP

38 Mengusai framework

39 Membuat aplikasi perpustakaan

40 Membuat web Ailen

41 Mempunyai penulis tambahan untuk web atau blog

42 Mempunyai jam tangan minimal seharga 500ribu

43 Mempunyai usaha dalam bidang makanan

44 Mempunyai sebuah mini album karya sendiri

45 Mempunyai PlayStation Vita

46 Kaca mata baru

47 Mempunyai laptop

48 Mempunyai white board

49 Mempunyai sepatu pantopel

50 Mempunyai sepatu boots

51 Mempunyai binder / notes dengan cover kulit

52 Menguasai dasar-dasar mendesign untuk keperluan web design

53 Mempunyai kamera DSLR

54 Menguasai dasar-dasar photography

55 Menguasai dasar-dasar editing photo

56 Mempunyai lensa fisheye

57 Mempunyai handycam

58 Menguasai dasar-dasar pengambilan video

59 Menguasai dasar-dasar editing video

60 Mempunyai 250 posts di blog Distorsi

61 Mempunyai 250 posts di blog PS Vita Room

62 Mempunyai 250 posts di blog Intigame

63 Mempunyai 250 posts di blog Bonard Alfin

64 Mempunyai 1000 posts admin di Forum Distorsi

65 USB Stick Controller

66 Mempunyai salah satu produk dari apple

67 Mempunyai Android (upgrade dari optimus one)

68 Lemari pakaian untuk di kamar

69 Micro SDHC class 10 minimal 4GB SuccessTranscend 4GB
70 Mempunyai Modal Success
71


72


73


74


75


76


77


78


79


80


81


82


83


84


85


86


87


88


89


90


91


92


93


94


95


96


97


98


99


100



Ya ampun, iseng-iseng nulis udah banyak juga yah impian gue... ini sebetulnya keinginan gue apa impian gue yah? hmmmm.... yang pasti beberapa dari daftar diatas udah gue pendem di otak gue lebih dari 1 tahun... bahkan ada yang sampe 5 tahun... Semoga aja dengan gue nulis kaya gini, gue jadi punya tujuan yang jelas. Amin....

Gue akan mencoba dari hal-hal kecil dulu mulai dari sekarang

Menjejaki hitam abu-abu

Entah kenapa hari ini gue pengen banyak nulis, mungkin lagi kebakar semangat... atau mungkin kebakar halusinasi? entahlah.... Gue kali ini mau bercerita tentang putih abu-abu. Apaan tuh? Masa gk tau... putih abu-abu dimasyarakat indonesia itu di identikkan dengan masa-masa SMA (Aih masyarakat indonesia.. L banget...). Waktu SMA kan kita pake pakaian atau seragam abu-abu... kecuali yang bukan negeri yah... Kalau yang negeri sebagian besar mungkin berpakaian abu-abu.

Dimulai dari saat gue lulus SMP 131, gue saat itu sangat berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas di SMAN 49 seperti yang dijalani oleh kakak gue. Tapi... itu perspektif gue.. realitanya adalah gue harus menempuh masa-masa SMA di SMAN 97 Jakarta. Hal tersebut dikarenakan NEM gue yang pas-pas-an untuk masuk nominasi daftar siswa yang masuk ke SMAN 49. Waktu itu sih masuk ke nominasi cadangan, tapi tegusur seiring pendaftaran siswa-siswa lain yang NEM nya lebih tinggi dari pada gue.

Kenapa SMAN 97? Saat itu guru di SMP gue, yang tidak lain ibu dari kawan gue memberi masukan agar masuk ke SMAN 97 bersama putra nya. Waktu itu gue masih kecil, jadi gue iya-iya aja ngikutin itu guru. Saat itu dari daftar hingga administrasi semua gue lakukan sendiri. Sumpah sok banget gue, sok keliatan mandiri padahal puyeng ngurusin begituan.

Setelah menunggu pengumuman, akhirnya gue masuklah ke SMAN 97 tersebut, dulu waktu jaman gue, itu sekolah terbilang sekolah kampung. Masuk kepedesaan, jalan yang terjang, juga yang gk bakalan gue lupa jalannya yang masih tanah + becek + debel + berkubang...

Dan waktu gue masuk sebagai siswa pun, di sekolah itu bener-bener tergolong "SANGAT BEBAS". Nanti gue ceritain apa yang dimaksud "SANGAT BEBAS" tersebut.

Diawal tahun gue sebagai siswa SMA, gue mengalami hal yang sama seperti siswa dari sekolah lain... Yaitu mengikuti kegiatan MOS (Masa Orientasi Sekolah). Dan saat MOS disekolahan gue itu, kaya nya tidak terstruktur dengan baik, gimana enggak... biasanya dalam MOS itu yang memberi arahan kepada siswa baru adalah anggota OSIS (bener gk tulisannya), tapi waktu jaman gue, siswa lain yang tentu aja angkatan atasan gue dan bukan anggota OSIS pun ikut-ikutan untuk ngerjain para siswa baru. Etsss... jangan pikir gue cengeng karena cerita-cerita kaya gini... karena hal kaya gini itu sebetulnya MENYENANGKAN, bukan MENAKUTKAN. Gue sebagai siswa baru disebuah sekolahan pasti takut (atau bahasa enaknya "MENGHORMATI") angkatan diatas gue. Nah karena ketakutan itulah makanya siswa-siswa atasan gue pada ngerjain siswa-siswa barunya. Ada yang disuruh nembak (termasuk gue), ada yang disuruh bawa cokelat, ada yang disuruh minta tanda tangan (WTF, artis kaleee haha), tapi alhamdulillah gk ada yang keterlauan. Menurut gue saat itu sangat menyenangkan.

Kalau gk salah kegiatan MOS yang nguras otak (karena disuruh bawa barang yang engga-engga) berlangsung selama tiga hari. Selama kegiatan itu, kita siswa baru masih menggunakan pakaian Putih Biru. Di saat itu gue (dan mungkin yang lainnya) udah gk sabar buat mengenakan seragam kebesaran PUTIH ABU-ABU hahaha. Oh iya, waktu itu, setelah pulang dari kegiatan MOS, angkatan diatas kita itu lagi pada giat-giat nya "merekrut" anggota baru untuk menjadi anggota "Basis". Tapi karena diawal sebagai siswa baru, udah pasti gue takut ikut-ikut gituan karena takut "DI PELONCO" diluar kegiatan MOS tersebut. Jadi kalau udah waktunya pulang, langsung caw pulang kerumah.


Apa itu BASIS? BASIS itu bukan pemain bass loh... tapi mungkin artinya tongkrongan kali yah... Disekolah gue itu ada beberapa jalan alternatif untuk pulang kerumah, nah setiap jalan itu ada tongkrongannya masing-masing.

LOS. Ini dia tongkrongan pertama yang gue bahas, disinilah awal gue nongkrong. Tongkrongan ini berada di sebuah warung. Kata LOS berasal dari angkot 105 yang seliweran di jalan yang melewati basis ini. Gue dulu juga pernah denger, entah salah atau enggak, LOS juga di sebutkan sebagai kependekan Laju Orang Slow. Di tongkrongan ini tiada hari tanpa ..... (gk usah gue sebutin, kasian orang-orang yang masih nongkrong disini) pokoknya luar biasa haha... masa muda yang luar biasa. Saking luar biasanya gue gk kuat dan langsung pindah basis ke KAYAR hahaha..Oh iya, satu lagi dulu waktu gue masuk kesini, sering banget banyak perselisihan dengan Basis lainnya... Anak muda~


KAYAR. Setelah gue lama gk pernah nongkrong lagi di LOS (soalnya waktu itu gue kecanduan main game komputer, jadi langsung pulang melulu, gk nongkrong-nongkrong lagi), akhirnya gue nongkrong dikayar. Salah satu alasan kenapa gue nongkrong disini adalah karena searah dengan jalan gue pulang. Tongkrongan ini berada di sebuah warung makan nasi uduk dan gorengan. Waktu itu sih kita panggil yang punya warung "enyak". Nah di basis ini lah gue nongkrong, dari akhir kelas 1, hingga lulus. Kenapa namanya basis kayar? karena nama gang atau jalan yang melewati tongkrongan ini bernama kayar.


BATU. Jujur gue dulu sama sekali gk banyak kenal dengan orang-orang yang nongkrong disini, cuma beberapa doang yang kenal karena satu SMP sama gue, atau satu kelas di SMA sama gue. Tapi keadaan terbalik setelah kelas 3. Saat gue kelas tiga, angkatan gue yang nongkrong di kayar maupun batu sering jalan-jalan bareng. Dan kekerabatan tersebut masih berlangsung sampe sekarang. Hampir tiap hari gue sekarang masih main sama keluaran dari basis batu ini. Basis batu ini terletak di sebuah rumah rental PS. Rumah rental PS ini temboknya itu ditempel-tempeli dengan batu-batu kerikil. Nah mungkin karena itulah disebut dengan basis batu. Oh iya, waktu gue kelas tiga, rental yang dibuat nongkrong ini tutup... sehingga para penghuninya udah gk punya tongkrongan lagi hahaha... entah deh kalo sekarang~


TANTE. Tongkrongan ini baru gue ketahui saat gue kelas tiga. Entah karena gue kurang gaul atau bagaimana... Tongkrongan ini berada di sebuah warung yang pemiliknya sering dipanggil "Tante". Gk banyak komen dengan tongkrongan ini, karena gue jarang banget kesini, paling beberapa kali doang...


Mungkin masih ada tongkrongan-tongkrongan lain yang gue gk tau, tapi yang pasti saat gue SMA, ke empat tongkrongan ini yang paling menonjol. Dulu waktu kelas satu mungkin sering terjadi perselisihan antar basis ini. tapi waktu kelas tiga kayanya pada akur-akur aja haha...


Ok back to the topic ye... Hari pertama sekolah menggunakan seragam Putih Abu-Abu... Luar biasa perasaan waktu itu...  Mungkin sedikit bangga karena menggunakan celana panjang... atau mungkin karena ikut trend "Indahnya masa SMA" #halah.


Kembali ke hari pertama, bel istirahat berbunyi... saatnya makan!! Dengan langkah pasti gue langsung segera ke kantin. Engga seperti saat ini, kantin waktu gue kelas 1 itu bisa dikatakan terbagi menjadi 3. kira-kira kalo digambar kaya gini.

 Keterangan :
  1. hitam : sekolah
  2. biru : lorong
  3. merah : sarkem
  4. hijau : om fredy
  5. kuning : tempat maksiat #halah

Lorong. Agak absurb sih kalo gue sebut lorong.. tapi kenyataannya emang bentuknya kaya gitu... Dikantin ini banyak sekali penjual, ada sekitar 6 sampe 8 penjual disini, untuk berapa pastinya gue lupa. Saat masuk ke lorong / rumah ini, kita disuguhi jajanan di bagian kanan dan kiri, mulai dari nasi kuning, nasi uduk, tahu goreng, jual minuman dan lain-lain. Ditengah-tengahnya itu ada meja dan kursi memanjang untuk duduk menikmati makanan. Saat masuk ketempat ini yang gue rasain sih pengap abis. karena bentuknya udah kaya lorong itu yang bikin pengap.


Sarkem. Gue agak lupa apa namanya, kalo gk salah sih bener sarkem. Warung ini teletak paling belakang sekolahan. Antara kanting lorong dengan sarkem ini ada gang kecil yang menjadi tempat ngerokok. Nah yang disebut bebas gue tadi itu ini... Sampe siswa nya ada yang jual rokok pulak! haha... pokoknya abis makan di sarkem (nasi goreng) + minum teh.. langsung ngerokok... mantap!


Om fredy. Seperti yang lain gue lupa juga namanya... kalo gk salah sih om fredy... Nah yang nongkrong disini itu biasanya geng "cewek-cewek" nya... kan kalo di sarkem itu "laki-laki" nya. Disini juga bisa ngerokok ngumpet-ngumpet didalem warung.


Tapi itu dulu... sekarang udah di bongkar itu kantin, sejak gue kelas 2 atau kelas 3... gue lupa haha...


Udah ah... nanti diterusin kalo lagi kepengen... Ini baru awalnya... masih buanyak kisah-kisah menarik waktu SMA!

KETERANGAN PENTING!!!!!!! Ini kejadian nyata waktu saya masih sekolah... saya juga punya bukti photo-photo nya... Jadi kalau seandainya ada yang merasa ini adalah pencemaran nama sekolah.. silahkan kontak saya. Bagian mana yang salah, saya akan menggantinya dengan baik. So dibawa enak aja yah...
LAGI KETERANGAN PENTING!!!!! Waktu pergantian kepala sekolah (waktu saya kelas 2) semua keadaan menjadi terbalik, sekolah menjadi sangat-sangat teratur dan peraturan sangat ditegakkan. Sekolah menjadi sangat bermutu dalam bidang akademis maupun non akedemis. Sebagai bukti saat saya kelas tiga, seluruh siswa angkatan saya 100% lulus dengan nilai yang bagus. Jadi cerita terjadi saat saya baru masuk. Cerita lebih lanjut akan saya bahas para artikel selanjutnya...

Tulis 100 impian mu sekarang juga!

Oke-oke, pasti bakalan ada yang nanya, ngapain nulis capek-capek... Susah nginget memangnya? masa impian sendiri lupa sih... Masih muda kok udah pikun...

Bagi elo yang mungkin menanyakan hal tersebut, diawal-awal gue juga berpikiran yang sama, "ngapain nulis? jalanin aja... enjoy". Tapi setelah gue pikir-pikir, kalau kaya gitu berarti gue gk punya tujuan yang jelas.. gk punya MISI (atau VISI yah yang benar? gk tau deh) yang harus gue raih. Dan menurut gue, kalo impian di simpen di otak doang, pasti bakalan lupa seiring dengan waktu... Impian lo bakalan kegusur sama realita kehidupan lo.. tergerus sedikit demi sedikit sehingga akhirnya lo bakalan lupa, atau sengaja ngelupain karena berlawanan dengan kehidupan realita lo.

But, itu terserah pola pikir masing-masing, Kalo gue untuk kedepan udah berencana mau menulis 100 daftar impian gue. Dari hal yang kecil hingga ke hal yang besar. Kalau ada yang nanya kenapa gue nulis hal bodoh dan gk penting seperti itu, alasannya dimulai dari sebuah thread motivasi di kaskus. Saat itu si pembuat thread menuliskan artikel motivasi yang inti dari isinya kurang lebih, TULIS 100 IMPIAN MU DARI SEKARANG JUGA. Dan coba lihat sudah berapa banyak impian yang sudah anda peroleh. Rekam jejak anda di daftar tersebut.

Norak? Engga sama sekali, sebentar... gue cari dulu threadnya, nanti gue copy kemari...

Spoiler Untuk lihat Thread yang gue copy dari kaskus:
Buatlah 100 target tertulismu hari ini dan akan tercapai suatu saat nanti!

Quote:

maaf gan kalau
tapi yang mau ane tekanin kalau ane ter-inpirasi dengan tayangan ini.


semoga tayangan ini bisa menginspirasi anda-anda semua juga.



Saya yakin banyak di antara kita yang sudah mempunyai target atau keinginan untuk dicapai di tahun 2011. Tapi apakah kita sudah membuat target atau rencana tertulis? Kalau cuma sekedar “Saya ingin tahun 2011, lebih baik” wah, maaf itu “OMONG KOSONG”.
Quote:
Kita harus membuat rencara tertulis dan detail, jadi harus di tulis! tulis! dan tulis!
Quote:
Jika ingin ada perubahan yang monumental, maka kita harus memulai dengan langkah di antaranya :

1. Buat rencana tertulis (kalau bisa divisualisaikan), misalnya :
Pekerjaan :
Saya ingin naik jabatan atau karir!

Saya ingin punya proyek baru! Saya ingin punya bisnis baru!

Keuangan :
Saya ingin penghasilan meningkat!

Aset :
Saya mau punya mobil baru! Saya mau beli rumah!

Keluarga :
Saya ingin anak-anak lebih baik

Saya ingin hubungan suiami istri lebih harmonis.

Keagamaan :
Saya ingin iman meningkat

Kepribadian :
Saya ingin menjadi lebih baik

Catatan: Kalau perlu rencana jangka panjang
Quote:
Tulis dream atau keinginan setinggi-tingginya jangan batasi dengan kemampuan yang ada saat ini.

Jack Canfield pernah menulis cek US$ 100.000 untuk dirinya, ia tidak tahu nanti dapat dari mana, pokoknya dia tulis dan ditempel di langit2 tempat tidurnya. Tiba-tiba ia dapat bisnis dan untung US$ 100.000.

Lalu ia pikir, kenapa tidak coba????

US$ 1 juta, lalu ia tulis check untuk dirinya senilai US$ 1 juta.

Dan ia berhasil mendapat US$ 1 juta pertamanya dari buku Chicken Soup of the Soul.
Quote:
Bill Clinton memajang gambar gedung putih di depan meja kerjanya, setiap hari ia melihat gambar gedung putih dan percaya “One day I will be there” dan ia menjabat 2 kali masa jabatan.
Quote:
2. Target harus detail.
Kalau cuma sekedar tulisan di atas , masih “SAMA AJA BOHONG”, juga tidak banyak merubah apa apa, tapi rencana harus detail.

Pekerjaan:
Saya ingin naik jabatan atau karir! (Naik jadi apa, penempatan di mana?).

Saya ingin punya proyek baru! (Proyek sebesar apa? Dimana?).

Saya ingin punya bisnis baru! (Bisnis bidang apa? mulai bisnis di mana?)

Keuangan:
Saya ingin penghasilan meningkat! (Penghasilan dari mana? dari pekerjaaan sekarang saja?

atau dari penghasilan lain?)

Aset :
Saya mau punya mobil baru! (Merknya apa? warnanya apa? automatic atau manual?)

Saya mau beli rumah! (Sebesar apa? lokasinya?)

Keluarga:
Saya ingin anak-anak lebih baik (Jadi lebih baik bagaimana? tidak berbohong lagi? Tidak pre occupied dengan Handphone, tidak membuat masalah? )

Saya ingin hubungan suami istri lebih harmonis. (harmonis bagaimana? tidak berdebat lagi? hindari kekerasan? lebih sering jalan2, kurangi shopping - wah bad idea buat ibu-ibu ya-, lebih sering di rumah?)

Keagamaan:
Saya ingin iman meningkat (apa sering ke rumah ibadah, perbanyak puasa senin kamis, perbanyak tahajud, menambah hapalan?, ikut pengkajian agama?)

Kepribadian :
Saya ingin menjadi lebih baik (jadi lebih jujur, tidak suka emosional, dsb)
Quote:

3. Buat rencana, check list dan pentahapan untuk mencapai target

Rencana cuma dua ” Membuat Rencana GAGAL” atau “Gagal membuat rencana”

Semua pasti tidak mau membuat rencana gagal, tapi banyak yang gagal membuat rencana.
Quote:
Kita harus membuat tahapan untuk mencapat target kita. Salah satu kunci kesuksesan Michael Jordan adalah, ia selalu membuat target dan menyederhanakan pentahapannya.

Dalam setiap pertandingan ia mempunyai target skor pribadi.

Lalu ia membagi, setiap 5 menit berapa skor yang harus dicapai

Setiap satu menit harus berapa.

Jadi dalam pertandingan ia sudah mengukur targetnya tercapai atau tidak, kalau belum ia tingkatkan mobilitasnya.

Kalau ada yang memblok Jordan, seusai pertandingan ia mencata-nama nama yang membloknya.

Dan di masa depan ia bertekad menaklukkan mereka.
Quote:
Sekarang bagaimana rencananya, tahapannya?

Pekerjaan:
Saya ingin naik jabatan atau karir! (lewat jalur mana, harus melakukan apa?)

Saya ingin punya proyek baru! (hubungi siapa, mengirim proposal kemana?)

Saya ingin punya bisnis baru! (siapa partnernya? dimana bukanya?)

Keuangan:
Saya ingin penghasilan meningkat! (Sumbernya dari mana, selain pekerjaan sekarang?)

Aset:
Saya mau punya mobil baru! Saya mau beli rumah! (Sistem pembayarannya? Ke Bank mana apply?)

Keluarga:
Saya ingin anak-anak lebih baik (Acara apa yang sebaiknya diadakan untuk mempererat keluarga, jalan jalan kemana?)

Saya ingin hubungan suiami istri lebih harmonis (harus buat program apa? honey moon lagi?)

Keagamaan:
Saya ingin iman meningkat (mau ikut pengkajian agama di mana, siapa guru agama yang OK, kumpul dengan komunitas apa sebaiknya?)

Kepribadian:
Saya ingin menjadi lebih baik (Baca buku apa sebaiknya, kumpul dengan siapa sebaiknya)

Ini sekedar ide, silahkan buat plan masing-masing.
Quote:
Anda akan takjub menyadari betapa plan tertulis untuk pribadi akan begitu powerful untuk mengubah hidup Anda.
Source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11531987


Coba lihat videonya deh, buffer lah sebentar... kalo buffer yang "XXX" aja sabar nungguinnya, masa yang beginian males... haha... Setelah gue liat video yang diatas, sumpah gue bener-bener terinspirasi + termotivasi. Padahal gue gk baca tulisannya loh... Gue cuma iseng-iseng ngeliat video yang ada di thread tersebut.

Video tersebut dibuat oleh seseorang mahasiswa biasa, gk lebih hebat dari kita dalam hal apapun, bahkan ia gk malu untuk jujur bahwa ia pernah mendapatkan IPK 2,7. Tapi akhirnya, wow... gk perlu gue jelaskan... hampir semua impian yang dia tulis berhasil menjadi kenyataan. Hal itu langsung ngebuat gue tertegun sejenak... "Kenapa gue gk bisa?". Gue sedikit banyak mempunyai kelebihan unik dibandingkan temen-temen yang ada disekitar gue. Coba baca baik-baik "KELEBIHAN UNIK", bukan berarti gue sombong karena kelebihan yang gue punya... Karena menurut gue semua orang punya kelebihan unik masing-masing, tentu dari kelebihan itu pasti juga ada kekurangan. Kekurangan yang ada didiri gue adalah PESIMIS dan KURANG AHLI DALAM BERSOSIALISASI atau DALAM HAL MARKETING.

Kelebihan gue? gk usah disebutin... Karena gue sendiri bingung apa kelebihan yang gue punya hahaha...

Diluar kontek kelebihan dan kekurangan yang ada di dalam diri masing-masing, dari video yang gue lihat diatas udah mengurangi sedikit rasa PESIMIS yang emang udah besar terpendam dalam diri gue. Dalam hati setelah gue lihat video tersebut seakan teriak "GUE PASTI BISA MERAIH SATU PERSATU IMPIAN YANG GUE TULIS... HARUS!! GIMANA PUN CARA NYA!!!".


Semangat gue bener-bener terbakar, gk lebay, tapi emang beneran semangat gue lagi terbakar. Dari impian-impian yang nanti gue tulis, gue mencoba satu-persatu membuat posting / artikel. Tujuannya adalah agar lebih detail bagaimana gue bakalan meraih impian tersebut, apakah berhasil gue raih? bagaimana jalannya? apa hambatannya? dan lain sebagainya. Memang.... mungkin gk bakalan selalu mulus seperti yang gue tulis bagaimana cara mendapatkannya. Tapi paling engga gue udah punya gambaran bagaimana memulainya. Soal berhasil gk berhasil itu urusan Tuhan.

Kalau kata dosen Bisnis gue di UPN (Bpk. Rudi ho):
Sekali gagal? baru sekali, belum dua kali..
Dua kali gagal? yaelah baru dua kali, belum tiga kali..
Tiga kali gagal? aduh baru tiga kali... masa udah nyerah... belum empat kali..
Dan seterusnya...

Dengan pola pikir seperti itu, mental lo gk bakal terjun payung alias jatuh kedalam jurang. Tapi... lo juga harus mempelajari kenapa lo gagal? dimananya yang gagal? kira-kira bagaimana solusinya untuk kedepannya? Masa lo jatuh ke lubang yang sama dua kali? itu mah BODOH!

Bagaimana kelanjutan dari posting ini? Gue berharap bisa konsisten dari apa yang gue tulis saat ini. Gue akan coba meluangkan waktu untuk menulis perjalan yang bakal gue hadapi.. Yup gue adalah anak kecil yang angkuh atas impiannya, sok tahu, hanya sedikit telah makan garam... tapi gue harus mencoba, karena dunia hanyalah perjalanan hidup~

Blogger Labil

Upss.... Adakah yang tersinggung? hahaha... itu gue nulis buat diri gue sendiri loh, bukan untuk orang lain. Kenapa? karena gue ngerasa blog yang gue diriin ini (http://bonardalfin.distorsi.net/) sering banget ganti-ganti. Gk hanya templates yang gue ganti, tapi juga pembahasan, platform, domain hingga bahasa.

Dulu blog ini gue buat dengan platform joomla, themes waktu itu belom bisa bikin sendiri, jadi download themes premium bajakan *indonesia banget hahaha. Domain dan hostingnya pun gk modal, domainnya itu pertama kali pake domain gratisan dari co.cc, nama domainnya kalau gk salah inget bonard.co.cc. Hostingnya gue lupa dimana waktu itu, yang pasti gratisan juga.

Setelah itu, karena menurut gue platform joomla itu terlalu rumit untuk sebuah blog, jadi gue ganti wordpress (self host). Tapi tetep pake hosting dan domain gratisan (sumpah gk modal banget).Themes nya pun gue download, yang pasti bajakan hahaha.

Akhirnya, walaupun masih dalam hitungan gk modal, gue dapet hosting gratisan dari kaskus. Tapi hosting yang dikasih ini bertaraf berbayar, hosting USA dengan CPanel. Beda dari hostingan sebelumnya yang masih menggunakan Vista Panel. Dan untuk domain gue pake sub domain dari blog gue yang satunya lagi. Jadilah sebuah blog yang berplatform wordpress, dengan hosting dikasih sama orang dari kaskus, dan domain dari sub domain dari blog gue yang lain.

Setelah gue berpikir lebih jauh, akhirnya blog gue ujung-ujung nya nyampe di blogger lagi *gk jauh-jauh amat yak -_-" Tapi sempat gue berpikir mau pindah ke tumblr. Sungguh sangat labil~

Di blogger gue pake template buatan sendiri, maklum gue udah rada apal gimana ngebuat templates di blogger (satu-satunya kebisaan gue ya ini doang soalnya). Berikut ini bentuk templates dari blogger gue dulu.



Gk ada bedanya sih sama yang sekarang, cuma dulu itu lebih ribet... Di halaman home ada last post category blog dari blog ini, last post gallery dari blog ini. dan last post gallery photo-photo Android yang gue ambil RSS Feed nya dari Tumblr gue. Sungguh ribet, gue aja pas mau edit-edit templates sam pe bingung -_-"

Nah barusan gue coba otak-atik lagi biar gk keliatan ribet, gue gk bikin seperti blog-blog gue lainnya yang menggunakan auto readmore, kali ini di blog gue ini gue mau bikin postingannya kaya tumblr, semua bisa terlihat didepan, jadi gk perlu klik read more atau link nya dulu untuk mengetahui seluruh isi posts. berikut adalah screenshotnya (kayanya gk penting yak kasih screenshot juga)


Oh iya, gue juga menghapus beberapa (hampir seperempat) post atau artikel yang gue tulis dulu. Dari hal-hal gk penting tentang lomba SEO sampe artikel atau tutorial tentang web. Gue delete karena kayanya emang gue gk bakat dalam hal menulis tentang dunia per-web-an haha.

Oh iya, gue juga berencana kedepan mau beliin domain baru untuk blog ini (ganti-ganti terooossss, dasar labil). Ya gk jauh namanya domainnya pasti dari nama gue. Tapi tau entah kapan.Yasudah lah, habis ini gue mau nulis postingan lagi, masih diblog ini, tapi pembahasannya sedikit lebih serius... penasaran? segera tinggalkan blog ini hahaha... karena harga penasaran anda tidak akan terbayar begitu mahal kalau diblog ini *hammer

Thursday, September 22, 2011

Maicih itu "sesuatu" banget yak... F!

Oke-oke... gue tau yang baca ini pasti ngira gue adalah salah satu anggota ababil yang sering berkoar-koar (dalam artian norak) atau mau menyakiti diri sendiri biar disangka orang lain GAUL. Kalo pun mungkin ada orang lain yang men-judge gue sebagai ababil, gue persilahkan. Kenapa? karena gue gk mau jadi TUA hahaha... (Tua sama Dewasa beda loh).

ABG itu menurut gue sangat indah, belum terlalu banyak beban yang harus dipikul dengan permasalahan duniawi. Kalaupun ada, pasti beban itu mungkin terjadi dari orang-orang sekelilingnya, atau kalo langsung ke point nya yaitu KURANG BERSYUKUR :p

Kalo masalah labilnya sih gue rasa gk cuma ABG doang, banyak temen-temen gue yang udah tua juga masih labil, tapi labilnya mungkin karena ada sisi lebih baik yang bisa dipilih atau bisa ditimbang (dalam aspek apapun) sehingga masih bisa mengganti pendirian yang sudah ditentukan sebelumnya.

Oke, setelah berbasa-basi dengan tulisan gk penting diatas, gue mau cerita pengalaman makan makanan ringan yang sangat FENOMENAL. Yup, siapa yang gk tau Maicih sih sekarang (nyokap, bokap sama pembantu gue sih sebenernya gk tau). Kalo ada yang belum tau silahkan untuk mencari di paman google. Oh iya, ini bukan pertama kali gue makan Maicih, dulu waktu masih jamannya kuliah di UI, beberapa temen gue sering bawa maicih ke kantin, mau gk mau gue nyobain, dan waktu itu gk pedes kok gue ngerasainnya.

Nah, hari ini ada temen gue yang sms, kalo Maicih gentayangan di sekital margonda. Tanpa pikir panjang setelah sholat magrib gue langsung berangkat beli itu maicih. Yang gue beli Seblak sama kripik level 5.

Singkat cerita, itu dua kripik udah ditangan gue dan siap disantap dirumah. Gue mengira kripik level 5 lebih pedes dari pada seblak. dan ternyata gue salah!

Ini seblak bikin gue sampe nangis. padahal makannya sedikit-sedikit banget -_-"
Dan lebih bodohnya lagi, itu seblak gue kasih ke nyokap, dan apa tanggapan nyokap? nyokap langsung ngomel gk karuan karena pedesnya minta ampun. Sampai sekarang gue gk tau, Seblak itu ada levelnya gk sih?

Singkat cerita dengan penuh pengorbanan karena gk mau buang-buang duit, gue makan itu seblak ampe abis. Cucuran keringat sampe air mata bener-bener keluar waktu gue nyantap itu makanan dari neraka. Dan setelah beberapa jam akhirnya itu Seblak abis gue makan berdua sama kaka gue.

Setelah seblak abis, gue penasaran sama kripik level 5 yang masih terbungkus rapih. Jujur, karena gue nyangka level 5 ini lebih pedes dari pada seblak, gue punya niatan ngejual lagi ini kripik ketemen gue. Tapi karena malem-malem gue iseng sambil download film Angels and Demons (karena gue belom nonton ini film). Akhirnya gue buka juga itu kripik level 5 nya, dan gue masukin toples.

Gue bener-bener terkejut banget sama rasa ini kripik level 5, gila asin doang! kampret!
Bener-bener dah berarti itu seblak salah racik atau gimana gue gk tau, yang pasti rasanya bikin gue gk mau beli lagi! Tapi setelah gue cobain yang level 5, yah jadi hambar amat rasanya, walau bikin nagih. Tapi jujur, gue gk mau beli lagi ini kripik kampret. Gk mau lagi kemakan iklan-iklan di twitter, ampun dah... mending gue beliin ketoprak duitnya, ketawan walau pedes juga ngenyangin. Yang bikin gue sangat menyesal, kenapa gue ngasih itu seblak kampret ke nyokap gue... berasa bersalah gue... disangka mau ngerjain lagi -_-"

Buat lo yang ngerasa emang penyuka pedes silahkan beli produk-produk maicih, tapi gue yang juga penggemar makan pedes, sampai trauma makan ini makanan.... cukup sekian dan terima kasih :p

 
Copyright 2010 Bonard Alfin's Blog. All rights reserved.