Thursday, July 22, 2010

Hello 23 juli 2010

Oke cerita-cerita dulu ahh...

Semalam saya dirumah teman saya yang bernama Angga Prasetian atau yang biasa di panggil Carew. Saya disana bersama sebagian keluarga ailen (ailen family) yang terdiri dari iben, ebee dan ish. Tujuan datang kesana tidak main-main, kami ingin mengadili Mantan bassist, yang sekaligus Additional bassist, dan sekarang jadi mantan lagi.

Setelah panjang lebar forum dibuka, dan agak syok juga dengan apa yang dikatakan Ronald saat itu, kami "membimbing" dengan artian sebagai sahabat agar tidak jatuh lebih dalam lagi (permasalahan yang dipunyai ronald).

Batang demi batang rokok kami hisap bersama-sama, hingga akhirnya Rokok terakhir pun habis ditangan Ish, sang drummer dari band Adventure Ailen. Setelah rokok terakhir pun habis, kami langsung memita tuan rumah (carew) untuk masuk kedalam kamarnya karena dingin yang menyerang kulit dan raga kami. (hal ini dikarenakan Ish tidak ingin pulang hingga matahari terbit).

Mata pun tak bisa bekerjasama, lelah hinggap diraga saya hingga pada saat menyentuh lembutnya kasur didepan TV, saya pun langsung tertidur. Yang masih saya ingat sebelum tertidur pulas, Ebee sedang bermain komputer, Iben dan Caunk tidur-tiduran di kursi panjang. sedangkan tuan rumah sedang sibuk membuat teh untuk tamu-tamu yang kurang ajar ini.

Tak terasa hingga terdengar suara tawaan Ebee dan saya pun terbangun, kepala masih berat. Dingin pun tak bisa di elakan lagi. Pulang dengan rrasa malas, saya diantarkan atau berboncengan dengan Ish sampai rumah saya. dan sesampainya dirumah, saya pun tidak basa-basi langsung menuju kamar orang tua saya untuk melanjutkan tidur (hal ini dikarenakan tempat tidur orang tua saya yang nyaman dan kedua orang tua saya pun sudah terbangun untuk memulai hari baru dengan aktifitas yang sama).


Dan, akhir kata (sebenarnya akhir kalimat). Saat ini saya sedang bersiap-siap untuk ikut bersama Adventure-Ailen family ke wawancara atau interview majalah myschool (sebuah free magz yang dibuat oleh indosat) di bintaro. oke, sampai posting selanjutnya untuk bercerita ngalor-ngidul sedikit tidak jelas.

Bonard alfin's blog
Hanya rekaman dalam hidup

Friday, July 16, 2010

distorsi.net ganti template?

Http://www.distorsi.net ingin berubah penampilan. Setelah beberapa bulan penampilan blog distorsi memakai template buatan artisteer, saya merasakan bahwa template tersebut sepertinya berat saat dibuka. Bahkan kadang-kadang beberapa widget seperti cbox dan widget follow tidak dapat di buka dengan baik atau rusak.

Setelah berkelana kebeberapa blog lain sebagai inspirasi. Akhirnya saya membuat template sendiri. Saya inginnya sih template untuk blog ini agar sesimple dan seringan mungkin saat dibuka. Bagi saya template atau tampilan adalah nomor kedua, yang paling penting adalah konten atau informasi yang ada didalamnya.

Agar pembaca betah untuk membaca informasi yang ada diblog ini, saya membuat template sesimple mungkin dengan warna ringan dan tidak mencolok agar sedap dipandang (sok banyak filosofinya :p ).

Mungkin tidak akan ada lagi widget-widget tak berguna yang biasa saya pakai untuk mempercantik blog. Karena mungkin widget-widget tersebut dapat memberatkan saat di buka.

Friday, July 2, 2010

Alhamdullilah, dapat hosting gratis untuk ailenmusic.com

Di coba di sundul dulu yah artikel saya yang buat untuk mengikuti kontes SEO. Bump! Blogger Templates Colorizetemplates.com... Hhe...

Apan sih Ailenmusic.com?
Ailenmusic.com itu adalah website official untuk band Adventure Ailen. Web site ini saya yang mendirikan dan juga yang mengembangkan, entah layak atau tidak bila di sebut web site, soalnya saya mendirikannya menggunakan CMS Wordpress, wordpress versi 3 lebih tepatnya (yang biasanya disebut web log atau blog).

Mengapa wordpress? Ada beberapa alasan sih, tapi alasan utamanya itu ya karena banyak plugins-plugins yang powerfull. Dengan plugins-plugins tersebut saya dapat membuat web site official sekaligus blog, toko online (untuk menjual merchandise maupun album Adventure Ailen), sekaligus bisa membuat forum didalamnya.

Wow... So powerfull...

Beberapa alasan lain yaitu karena banyaknya template-template premium yang didownload dengan gratis alias nulled, juga karena mudahnya pengoprasiannya (editing nya masuknya).

Nah setelah saya membeli domain ailenmusic.com di neohoster.com, saya malah jadi bingung mau hostingnya, iseng-iseng saya dirikan dihostingan gratis dulu di byethost, namun lama kelamaan kasihan juga itu domain.

Baru saja saya ingin membelikan hosting, eh ada orang berbaik hati yang memberikan hosting gratis selama satu tahu, space nya lumayan, 200mb, bandwith nya juga sebesar 10gigabyte. Wah langsung say urungkan untuk membeli hosting :p

Hostingannya memakai Cpanel, ada funtastico deluxe nya juga, baru sekali ini saya memakai funtastico, biasanya instal secara manual.

Ternyata mudah sekali yah kalau memakai funtastico. Tidak sampai 10 menit, wordpress saya siap dihidangkan :D.

Tapi sungguh bodohnya saya, setelah menginstal, keesokan harinya internet saya mati, ternyata belum dibayar >:(.

Yasudah, sudah telanjur, saat saya menulis postingan ini (di notepad handphone) saya mendesign template yang ingin digunakan juga iseng-iseng membuat beberapa artikel dan page information untuk web site Ailenmusi.com tersebut. Ada untungnya juga sih, biar tidak menghabiskan bandwidth hostingan tersebut :p.

Soalnya masih bingung mau dibuat bagaimana.

Alhamdullilah, tuhan memang baik, ketika saya dipusingkan masalah perhostingan, saya malah dapat gratisan selama satu tahun dengan fitur yang sama dengan fitur hosting berbayar.

Daripada terus mengharapkan berlebihan dari Blogger Templates Colorizetemplates.com lebih baik gunakan yang sudah ada terlebih dahulu :)


Kuliah oh kuliah oh kuliah

Tidak terasa sudah tiga tahun lama nya saya kuliah di Universitas Indonesia. Dan tidak terasa juga waktu tersebut saya sia-sia kan untuk kegiatan yang belum mempunyai hasil.

Saya di Universitas Indonesia mengambil D3 jurusan Manajemen Informasi atau yang biasa di singgat MID. Seharusnya saya lulus atau wisuda dalam waktu tiga tahun lamanya. Namun karena saya tidak fokus pada kuliah, dan malah sibuk dengan kegiatan lain, akhirnya saya harus menanggung malu karena memperpanjang masa aktif untuk mengulang mata kuliah-mata kuliah yang tidak lulus.

Sesal? Sudah pasti, yang paling menyesakkan hati itu adalah harus menanggung kekecewaan dari kedua orang tua saya. Apalagi kedua orang tua saya sudah pernah terjatuh karena kegagalan kakak saya.

Tersenyum tiga jari saat kawan-kawan lain tertawa lebar tentang hari terakhir melaksanakan kuliah di jurusan MID, FIB UI. Sambil bercanda tentang akan datangnya kembali kawan-kawan saya ke kampus bukan membuat saya merasa senang, malah menjadi terpukul oleh beban rasa malu.

Hha... Terlalu formal dan sulit di mengerti, apa sebenarnya definisi malu yang saya sebutkan diatas.  Apa malu karena harus tidak lulus bersama kawan satu angkatan, atau karena harus malu karena perbuatan bodoh saya yang menyianyiakan waktu dan materi yang terbuang begitu saja karena keegoisan memikirkan hal tidak penting di bandingkan dengan mengejar harapan di masa depan.

Entah ada apa dengan otak ini. Selalu mempunyai ide, namun tidak pernah fokus terhadap satu ide. Selalu mencari tahu pengetahuan lain tapi tidak pernah mendalami dengan sangat-sangat serius salah satu ide tersebut, apabila sudah mengerti... Ya sudah, tinggalkan... Mungkin kata-kata itu yang terpaku di otak ini.

Seharusnya satu ide, dalami, dan terus dalami. Hingga kewajiban menjadi mahasiswa pun tidak saya terlantarkan.

Yup, yang sudah terjadi, biarkan terjadi. Saat ini hanya bisa berharap 16sks yang harus saya ulangi bisa terlewati dengan mudah. Hingga nanti apabila saya harus mengambil S1 kembali, saya lulus dengan umur yang tidak terlalu... Ehm... Tua :p.


Aku, nama panggilanku, dan nama panjangku

Hampir dari semua orang yang pertama kali bertemu dan mengetahui nama panjang saya akan menyangka saya seorang keturunan batak, mungkin karena nama depan saya memakai nama bonar, namun sebenarnya tidak seperti itu. Nama saya adalah bonard bukan bonar yang sering di pakai oleh orang batak. Nama bonard di beri oleh ayah saya yang "katanya" sedikit menyerempet dunia angkatan bersenjata, entah saya yang tidak jelas mendengarkan, atau bagaimana saya pun lupa.


Yang saya ingat ada beberapa kemungkinan,

Nama bonard di ambil dari nama sebuah kapal laut yang dimiliki oleh angkatan bersenjata

Dan atau nama bonard merupakan nama seorang kawan ayah yang berhasil

Dan atau nama seorang atasan dari ayah saya

Nama alfin di berikan oleh ayah dari bahasa arab yang berarti seribu.

Nama tawaba juga dari bahasa arab juga yang mempunyai arti tawaqal  dan atau tobat, saya juga agak lupa akan hal itu.

Tapi saya juga agak bingung, apabila digabungkan dari ketiga kata tersebut, sangat mempunyai arti yang aneh,

Bonard = sebut saja nama panggilan

Alfin = yang berarti seribu

Tawaba = tobat

Bonard alfin tawaba = bonard seribu kali tobat ?

Wah berarti saya juga telah melakukan kesalahan sebanyak seribu kali juga yah.

Tapi mungkin yang dimaksud oleh ayah saya adalah

Bonard = sebut saja nama panggilan

Alfin = yang berarti seribu

Tawaba = tawaqal

Bonard alfin tawaba = bonard yang melakukan lebih dari seribu kali tawaqal

Yang berarti saya selalu tawaqal kepada allah. Amin.

Walau nama saya bonard alfin tawaba, dari saat saya masih kecil, saya selalu di panggil ipin oleh ibunda saya, nama itu masih melekat dan masih digunakan sampai saat ini.

Saat saya bertanya kepada ibunda saya, tidak ada arti khusus dari nama ipin tersebut. Ipin merupakan "plesetan" dari nama alfin. Ibunda saya berpikir kedepannya, agar nanti kawan-kawan saya tidak memanggil saya bonard yang notabene bila terdengar seperti nama dari orang batak.

Saat saya berada di Sekolah Menengah Atas, saya menulis nama panggilan saya yaitu ipin menjadi iphyn. Hanya satu tujuan penggantian penulisan tersebut, yaitu agar terbaca atau terlihat lebih keren. Ya apapun nama panggilan saya, saya hanyalah seorang manusia yang sederhana, tidak ingin menonjol dari pada orang lain, seorang yang selalu ingin bersembunyi dari bayangan orang lain.



Sebuah bakat saja tidak akan cukup


Saat ini saya hanya lah seorang "helper" dari sebuah band yang tidak perlu disebutkan namanya. Kata "helper" mungkin terlalu hina, hingga orang-orang memilih kata "manager" atau "manajer" untuk membuat nya sedikit lebih indah untuk di dengar.

Yup, itulah saya saat ini, seorang manager yang dikhususkan untuk memanajemen setiap promosi yang perlu di lakukan untuk memperkenalkan band yang sedang saya pegang.

Sebenarnya band yang saya pegang ini adalah band yang saya dirikan oleh beberapa kawan, hingga akhirnya saya mengundurkan diri karena beberapa alasan. "Bakat saja tidak cukup" itu mungkin sempat terpikirkan di benak saya. Atau memang sebenarnya saya tidak mempunyai bakat dalam hal bermusik hingga saya harus rela meninggalkan band yang sebelumnya saya bangga-bangga kan?.

Begitu banyak terpikirkan tentang konsep-konsep bermusik di pikiran saya, namun konsep-konsep itu tenggelam seiring berjalannya waktu. Tak pernah terkuak, tak pernah tersalurkan. Hanya bisa mengganggu imajinasi belaka, hingga akhirnya saya sedikit menyalurkan ide-ide tersebut dalam nada yang tersirat dalam sebuah software sequence seperti fruity loop.

Beberapa aransement pun tersirat dan siap untuk di dendangkan di telinga penikmat musik, namun terganjal kembali akan kata-kata yang sulit diungkap dalam sebuah lirik. Hingga akhirnya hanya satu buah lagu dengan nada dan lirik yang lengkap untuk di sebar luaskan, sisanya hanya membuat ruang penyimpanan komputer saya menjadi lebih sesak dari sebelumnya.

Bagaimana pun saya menjadi seorang soloist, saya tetap bangga akan band yang saya dirikan sebelumnya. Begitu banyak pengalaman, kerja keras, suka duka ilmu, masalah hingga bagaimana cara untuk penyelesaiannya. Sampai saat ini pun saya masih bergelut didalamnya. Ilmu yang sadar tidak sadar banyak saya petik dari pengalaman membuat sebuah band indie, walau mungkin banyak sekali materi yang keluar tanpa memikirkan timbal balik nya.

Imajinasi-imajinasi dari beberapa kepala, yang terucap maupun tidak, membuat semangat makin membara untuk mengejar mimpi untuk menjadi sebuah band major yang tentu saja akan menguntungkan bagi beberapa kepala dari band ini. Paling tidak untuk memuaskan dan mengganti segala kerja keras dan semua hal yang terbaik yang telah kami lakukan.


Penglihatan ku terbuyarkan


Masih segar diingatan saya ketika di sekolah dasar saya memakai kaca mata mainan yang sama sekali tidak berguna untuk membantu penglihatan. Hanya satu kegunaan saat itu adalah untuk sebuah gaya, namun sesal pasti akan datang di akhir cerita. Karena terlalu seringnya saya memakai kaca mata mainan tersebut, akhirnya kedua otot mata saya mengalami gangguan. Setelah lulus dari sekolah dasar saya mencoba memeriksakan mata saya ke dokter, dan betapa terkejutnya saya ketika di periksa tenyata mata saya sudah minus 2. Entah itu dikarenakan terlalu sering memakai kaca mata mainan atau mungkin penyebab lain seperti terlalu sering bermain komputer.

Saat di Sekolah Menengah Pertama, saya tidak terlalu intensif memakai kaca mata, kacamata tersebut hanya dipakai di saat saya membutuhkan, didalam kelas contohnya. Mengapa? Karena terpikir di benak saya, jika terlalu sering memakai nya akan terus menerus merusak otot-otot mata saya, namun ketika di konfirmasi ke salah satu dokter, ia mengatakan lebih baik saya terus memakai kaca mata tersebut karena apabila tidak memakainya, otot-otot mata akan di paksa terus bekerja keras hingga nanti minus nya akan bertambah. Entah itu benar atau hanya bualan yang dipaksakan oleh ibunda saya kepada dokter tersebut.

Setelah itu saya selalu memakai kaca mata di setiap waktu, setiap bangun dari tidur hal pertama yang saya lakukan adalah mencari kaca mata. Beberapa kali saya menganti-ganti bentuk kaca mata, dari yang frame nya tebal, hingga tidak ada frame. Beberapa kali juga mengganti karena kecerobohan saya, mulai dari terjatuh dan patah, terduduki, hingga hilang entah kemana.

Waktu terus berlanjut hingga timbul kekesalan di pikiran saya, kaca mata yang sering saya pakai ini membuat saya seperti orang "cacat", harus selalu dibantu oleh sebuah alat untuk menjadi "normal". Terlebih lagi apabila saat pemeriksaan mata, saya selalu tegang di saat seperti itu karena takut akan bertambahnya minus kaca mata saya.

Pemeriksaan terakhir adalah beberapa hari yang lalu, sang pemeriksa mengatakan bahwa mata kiri dan kanan saya minusnya tidak lagi sama. Mata kiri saya tetap di angka minus 2,5 sedangkan mata kiri saya bertambah menjadi minus 3, sempat ragu akan naiknya minus mata kanan saya, namun kata-kata bijak dan kata bualan infofmasi dari pemeriksa membuat saya begitu percaya akan bertambahnya minus saya.

Hingga beberapa hari setelah pemeriksaan, kaca mata yang saya pesan pun jadi, dan saya sangat kecewa. Ketika pertama kali saya pakai, saya seperti ingin muntah, begitu pusing dan mual saat melihat benda-benda sekitar. Dan sang pemeriksa berkata, itu sudah biasa, harus sering dipakai, apabila dalam tiga hari masih mengalami demikian nanti akan diganti kembali. WTF! Memakainya dalam satu jam saja otot mata kanan saya seperti tertarik dan dipaksa untuk menyesuaikan kaca mata tersebut.

Namun saya tetap memaksakan untuk memakainya di hari sesudahnya. Saya memakainya di kampus dan ternyata benar-benar tidak nyaman.

Untuk kedepannya nanti, saya akan komplain dan mengganti lensa kaca mata tersebut. Dan tentunya saya tidak ingin diberi tambahan biaya, walaupun biaya tersebut dibayarkan oleh ibunda saya.

Kronis! insomnia akut

Entah kenapa akhir-akhir ini setiap saya bangun tidur, kepala saya serasa ingin pecah, begitu sakit hingga malas untuk bangun dari sandaran bantal. Saya berpikir, mungkin karena sering bergadang. Terlebih lagi mungkin karena memang saya tidak pernah berolah raga semenjak saya lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah saya lulus dari SMA, pola hidup saya serasa terbalik dan tidak teratur. Saya hanya bisa tertidur jika jam sudah menunjukan pukul 04.00 wib, atau disaat azan subuh berkumandang.

Bukan karena saya mengantuk, namun lebih tepatnya atas paksaan ibunda saya yang khawatir ketidak-sehat-nya pola hidup saya saat ini.
Insomnia, begitulah kata dokter teman ibunda saya, saya sudah mencoba untuk berada di atas tempat tidur saat jam menunjukan pukul 23.00 WIB. Berharap keajaiban terjadi disaat saya bisa tertidur lelap dengan mimpi yang indah pada jam tersebut. Yup, mungkin awal yang baik, saya benar-benar tertidur pada jam tersebut, namun terbangun kembali pada pukul 02.00 WIB dini hari.

Antara rasa kesal dan bingung selalu menyelimuti pikiran ini, mau seperti apa saya ini? Hidup seakan terbalik, ketika siang hari saya selalu lemas dengan otot-otot badan yang tidak bisa tersingkronisasi dengan pikiran saya. Dan di saat malam hari saya begitu aktif, otak saya seakan bekerja optimal untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak mungkin saya lakukan pada siang hari.

Begitu banyak rencana yang dibuat oleh ibunda saya, salah satunya adalah ingin membelikan saya obat tidur yang di jual bebas di apotik. Namun ibunda saya khawatir, apabila ia memberikan obat tersebut, ia takut saya menjadi addict atau ketergantungan dengan obat tersebut. Kekhawatiran ibunda tersebut diawali ketika ia bertanya kepada temannya yang seorang dokter tentang obat tidur yang bisa menjadi ketergantungan bagi pemakainya.

Mungkin nanti, suatu saat apabila saya memilki sebuah pekerjaan dengan waktu yang teratur seperti harus masuk ke kantor tepat jam 07.00 WIB, kebiasaan insomnia saya bisa berangsur-angsur sembuh atau pulih. Karena mungkin akan ada suatu paksaan dari pikiran saya yang mengharuskan saya tidur lebih awal agar tidak telat bangun untuk melakukan pekerjaan yang harus di lakukan pada jam yang sama setiap hari kerja.

Saat ini saya hanya bisa menjalani kebiasaan yang menjadi penyakit kronis yang terus mengrogoti tubuh saya. Badan saya begitu renta, kering kerontang layaknya tulang yang terbalut kulit tipis yang siap terkoyak. Begitu kurus hingga beberapa kawan lama saya mengira saya memakai obat-obatan terlarang yaitu narkoba. Padahal tidak pernah terpikirkan di otak saya untuk memakai obat hina dan laknat itu hanya untuk kesenangan sesaat. Ya wajar apabila mereka berpikir seperti itu. Saya pun tidak akan marah apabila ada yang berpikir maupun terlontar dengan kata-kata hingga terdengar di kedua telinga saya.


Sebuah cerita di dunia yang baru

Sempat terpikir dari awal saya mengenal blog, agar memiliki sebuah blog pribadi yang berisi atau berkonten tentang keluh kesah saya dalam menjalani kehidupan saya. Entah keluh kesah terhadap pekerjaan, kuliah, keluarga, pertemanan hingga keluh kesah yang saya buat dalam lingkungan pikiran saya sendiri atau imajinasi saya.


Sebuah blog yang awal nya saya dirikan untuk berkeluh kesah, kini menjadi blog yang berisi tentang musik dan rekaman audio yang beralamat di http://www.distorsi.net/. Blog tersebut sebenarnya saya buat dengan tujuan untuk menjadi sebuah blog pribadi yang berisikan tentang keluh kesah, pengalaman, curhat hingga cerita-cerita menarik yang ada di lingkungan saya.

Oleh karena itu, awalnya saya memberi nama domain blog tersebut dengan nama http://adalahcerita.blogspot.com. Namun karena ketertarikan akan dunia musik dan audio recording, membuat saya menjadi hilang arah. Saya terlalu "asik" untuk memposting informasi tentang musik dan tutorial-tutorial tentang audio recording sehingga membuat saya berpikir "kenapa tidak saya jadikan saja blog ini untuk berbagi informasi yang dikhususkan untuk informasi tentang musik dan audio recording".

Saya pun lalu berencana investasi untuk membeli sebuah domain untuk membuat blog saya tersebut terlihat sedikit "professional". Mulailah saya memilah-milah kata demi kata yang saya tulis di handphone saya untuk nanti di test di domain checker apa masih tersedia atau tidak.

Saya menulis kira-kira hampir 30-an kata domain yang ingin saya check dan pilihan dijatuhkan hanya untuk domain com dan net. Dari 30-an kata domain yang saya tulis, hanya tersisa dua saja yang masih tersedia yakni:
Hibernasi : com dan net
Distorsi : net

Dengan melakukan voting dengan bertanya dengan kawan-kawan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli atau menyewa domain distorsi.net.

Beberapa alasan nya adalah
Distorsi merupakan sebuah kata berbahasa indonesia yang bagi musisi ataupun sound engineering tidak akan terdengar asing di telinga.
Distorsi yang merupakan bahasa indonesia tidak sulit di hapal ejaan huruf maupun lafas nya.
Distorsi sekiranya memiliki ungkapan bahwa isi dari konten berhubungan dengan musik keras yang apabila dikaitkan akan melaju pada musik-musik indie.

Setelah itu mulailah saya mencari template yang tepat, dan akhirnya menemukannya di web site zoom template. Nama template tersebut adalah wpboxtech, pada awal nya saya mengira template tersebut dibuat template wordpress, karena ada embel-embel "wp" pada bagaian awal dari judul template tersebut. Dan benar saja, template tersebut awalnya dibuat hanya untuk template wordpress, namun syukurnya telah di bloggerisasikan oleh ....

Tak ingin terlihat "seragam" oleh pemakai template wpboxtech yang lain, saya pun lalu sedikit memodifikasi nya. Arahan modifikasi terinfluence oleh template web site MTV, begitu bagus dan kaya akan warna.

Setelah memodifikasi, lalu saya pasangkan di blog tersebut yang pada saat itu sudah memakai domain http://www.distorsi.net/. Tak ingin template yang saya modifikasi sia-sia terpakai sendiri, lalu saya meng-share nya di sub domain dari http://www.distorsi.net/ yaitu http://blog.distorsi.net/, tentu saja dengan sedikit modifikasi kembali agar tidak sama dengan template yang saya pakai. Hasil editing atau modifikasi template ini saya beri judul modern wpboxtech. Di sana juga banyak blogger template yang saya posting dari hasil karya saya mengedit-edit menggunakan software Artisteer.

Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya saya membuat blog baru ber-engine Wordpress dengan domain Hibernasi.co.cc. Sebuah blog yang direncanakan dan dirancang untuk keperluan pribadi saya. Keperluan akan sebuah pengalir semua emosi yang tertata dalam huruf-huruf, kata-kata dan kalimat-kalimat hina yang mungkin tak berisikan sebuah informasi berguna untuk di jadikan sebuah ilmu.

Blog ini juga saya ciptakan sebagai pembelajaran atau untuk berkreasi tata pengolahan tulisan yang terdiri kata-kata dan kalimat yang mungkin belum pernah saya lakukan sebelumnya. Juga sebagai tempat pembelajaran dalam mengenal blog ber-engine Wordpress. Dengan hosting gratis dari byehost dan domain gratis dari co.cc membuat saya tidak berkecil hati untuk sekedar mencoba hal-hal baru seperti blog ber engine wordpress ini. Saya juga berencana untuk belajar menggunakan joomla saat ini, namun belum sempat terselesaikan dengan baik.

*update:
setelah berkelana mencoba-coba wordpress dan joomla, akhirnya saya memutuskan untuk mengembalikan blog ini ke engine blogspot. karena memang hosting gratis dan domain gratis membuat saya gerah. saya baru mengetahui beberapa saat yang lalu kalau ketika saya mengunjungi blog saya yang beralamat di hibernasi.co.cc, blog tersebut malah mendirect saya ke suatu web yang saya tidak mengetahui apa isi dari web tersebut. Maka dari itu saya beralih kembali ke blogspot dengan domain baru yaitu http://bonardalfin.distorsi.net/

Blog ini dirancang seadanya, tanpa memikirkan tentang SEO, Alexa Rank, Google Page Rank dan yang lain-lain. saya juga tidak berminat untuk blogwalkin mengatasnamakan blog ini, mungkin apabila blogwalking, saya akan mengatasnamakan blog utama saya yaitu www.distorsi.net. Mengapa?

Karena blog ini tercipta, hanya sebuah cerita dari rekaman hidup.



 
Copyright 2010 Bonard Alfin's Blog. All rights reserved.